Hari berganti hari, bertemu orang baru. Benar ternyata, bertemunya kita sama seseorang itu selalu ada tujuan. Selalu ada maksud, ntah mereka akan menjadi zona nyaman atau zona mengerikan yang perlahan bisa ditakluki.
Kalau kata bapak, manusia saat dipaksa keluar dari zona nyaman itu ada 2. Satu siap menerima dengan antusias satu lagi takut akan perubahan.
Dua respon itulah yang akan menentukan siapa kamu dimasa depan. Bukankah perubahan itu selalu ada walau tak pernah menunggu diri siap atau tidak?
Aku jadi ingat kisah orang-orang sukses dan bahkan nabi muhammad saw sekalipun, adalah orang yang selalu keluar dari zona nyamannya. Mereka perlahan taklukan diri dan rasa takut mereka.
Yakinlah bahwa Allah takan pernah membebani seseorang melainkan tanpa kesanggupannya. Segala sesuatu itu harus dicoba, dirasakan karena manisnya perjuangan akan terasa ditengah pahitnya perjalanan. Sadar jika diri adalah makhluk yang lemah, mendekat dan mengharap kebahagian pada manusia hanya akan menyisakan kekecewaan. Saat energi perjuangan kian menipis, ambilah jeda sejenak. Pikirkan kembali apa yang membuatmu memulai perjuangan ini.
Karena Allah tidak mungkin membawa mu ke tempat saat ini hanya untuk gagal. Kenali diri, kenali siapa musuh sebenarnya. Bisa atau tidak kita melawan rintangan itu yang akan menentukan kesuksesan atau kegagalan hidup.
Kembali lagi ke Allah. Laa haulaa wa laa kuwwata illa billahi… tak ada daya dan kekuakan jika bukan karena Allah.
Ingatlah bahwa Allah ga pernah zalim dengan hamba-Nya. Semoga Allah kuatkan, dengan perjalanan baru di tahun ini. Bismillah..
#FY23 #NewRole #Adaptasibaru

Komentar
Posting Komentar